Cari Blog Ini

Senin, 16 Agustus 2010

Optimasi Display Settings untuk Mempercepat Windows XP

Tulisan ini kelanjutan dari tulisan sebelumnya tentang cara mempercepat Windows XP sebelumnya yaitu Menonaktifkan Indexing Services. Untuk meningkatkan kecepatan Windows XP kali ini dengan mengoptimalkan tampilan dalam Windows XP.

Tampilan Windows XP memiliki efek-efek tertentu yang menjadikan Windows XP menarik seperti misalnya animasi saat meminimalkan dan memaksimalkan panel window, efek fade in, dan visual lainnya. Tapi dibalik efek tampilan tersebut tentunya juga dibutuhkan memory untuk memprosesnya. Nah, informasi berikut adalah bagaimana kita memilih efek visual yang diperlukan saja dengan harapan kinerja Windows XP kita bisa lebih cepat.

Cukup mudah cara mengoptimalkan tampilan ini, yaitu kita masuk ke menu System yang ada dalam Control Panel. Selanjutnya kita masuk ke tab menu Advanced, kemudian pada bagian Performance kita atur dengan mengklik Settings.

Masuk ke tab menu Visual Effects, dan kita hilangkan semua tanda centang yang ada pilihan visual effects, kecuali bagian:
Show shadows under menus
Show shadows under mouse pointer
Show translucent selection rectangle
Use drop shadows for icons labels on the desktop
Use visual styles on windows and buttons

Simpan pengaturan dengan mengklik Apply dan/atau Ok.

Sekarang bisa dilihat perubahannya, mestinya sekarang Windows XP kita bisa berjalan lebih cepat, apalagi untuk PC/laptop yang memiliki memory terbatas seperti yang saya gunakan.

Itu tadi informasi singkat tentang optimalisasi tampilan Windows XP, semoga bermanfaat.

Mempercepat Windows XP dengan Menonaktifkan Indexing Services

Setelah sebelumnya lebih banyak menulis tentang tips dan trik optimalisasi koneksi internet dan cara memonitor koneksi internet, untuk kali ini saya mencoba menulis tips sederhana untuk mengoptimalisasikan Windows XP supaya Windows XP bisa berjalan lebih cepat.

Untuk bagian pertama yang ingin saya informasikan di sini adalah tentang Indexing Services yang ada pada Windows XP. Indexing Services adalah proses indeks dan update daftar semua file yang ada di dalam komputer. Tujuannya agar pada saat kita mencari sesuatu (file) dalam komputer kita maka proses pencarian tersebut bisa lebih cepat karena bisa dicari langsung dari daftar file yang telah dibuat tadi. Proses indeks dan update file ini sendiri termasuk proses yang menghabiskan memory komputer.

Proses indeks dan update file yang dilakukan melalui Indexing Services ini sendiri sebenarnya tidak diperlukan, apalagi jika kita jarang melakukan pencarian file di dalam komputer, yang tejadi hanya memory yang habis digunakan dalam Indexing Services dan belum lagi tambahan file indeks yang dihasilkannya.

Indexing Services ini dapat kita nonaktifkan melalui Add or Remove Programs yang ada dalam Control Panel. Dalam Add or Remove Programs kita klik Add/Remove Windows Components.



Hilangkan tanda centang pada Indexing Service yang ada dalam Windows Components Wizard, kemudian klik Next. Selanjutnya sistem Windows akan melakukan konfigurasi ulang komponennya, tunggu hingga selesai.


Sampai di sini proses penonaktifan Indexing Services telah selesai, jika kita ingin mengaktifkan kembali, kita tinggal mencentang lagi Indexing Service.

Itu tadi salah satu trik sederhana untuk meningkatkan kecepatan Windows XP, semoga bermanfaat.

Mempercepat Windows XP dengan Mengoptimalkan Paging File

Secara default paging file dari Windows XP adalah 1,5x dari besar memory fisik yang kita pasang di komputer, misalnya memory komputer kita 512 MB, maka besar paging file-nya adalah sekitar 768MB, kalo 1024MB (1GB) berarti paging file-nya sebesar 1536MB. Paging file itu sendiri dibuat otomatis pada saat kita menginstal Windows di komputer.

Ukuran paging file itu sendiri bisa kita ubah sesuai dengan kebutuhan dan kondisi, karena standar ukuran 1.5x belum tentu optimal. Ukuran paging file 1.5x disarankan untuk komputer yang menggunakan memory dibawah 512MB, sedangkan untuk komputer yang memiliki memory di atas 512MB bisa mengubahnya menjadi 1:1. Sebagai contoh jika kita menggunakan memory 1024MB, maka besar paging file dibuat 1024MB juga, dengan demikian diharapkan kinerja Windows XP bisa lebih optimal.

Untuk merubah paging file di Windows XP kita masuk ke System Properties (klik kanan pada My Computer, kemudian pilih Properties, atau melalui Control Panel dan pilih System). Pada panel System Properties kita masuk ke tab menu Advanced dan klik Settings pada bagian Performance.

Selanjutnya pilih tab Advanced pada panel Performance Options dan klik Change di bagian Virtual Memory

Seperti di atas, jika kita menggunakan memory di bawah 512MB kita menggunakan paging file 1,5x dari memory kita, sesuai dengan yang direkomendasikan (bisa juga dengan memilih System managed size). Jika kita menggunakan memory di atas 512MB, misalnya 1GB, maka pilih Custom Size, dan isi Initial size dengan 1024 MB dan Maximum size 1024 MB.

Untuk menyimpan perubahan, klik tombol Set, kemudian Ok, dan restart komputer kita.

Itu tadi informasi singkat tentang optimalisasi paging file untuk meningkatkan kinerja Windows XP kita untuk melengkapi informasi tentang optimalisasi Windows XP yang telah saya tuliskan sebelumnya. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Mempercepat Akses Folder dan File Komputer

Jika temen-temen perhatikan saat kita mengakses folder-folder yang ada dalam komputer melalui My Computer biasanya ada sedikit jeda waktu sebelum folder dan isinya terbuka alias tidak bisa langsung terbuka. Jeda waktu tersebut dikarenakan sistem Windows XP otomatis melakukan pencarian file yang ada pada komputer lain dalam jaringan (network) dan juga printer-printer yang terhubung dalam satu jaringan, walaupun komputer kita tidak terhubung dengan jaringan.

Tentunya jeda waktu tersebut sedikit banyak menghambat, apalagi jika kita sedang terburu-buru mencari file tertentu dalam komputer kita, apalagi jika komputer kita berdiri sendiri tidak masuk dalam jaringan.

Untuk membantu mempercepat akses folder tersebut berikut ada sedikit tips sederhana, yaitu dengan menghilangkan perintah pencarian file dan printer dalam jaringan. Tips ini kelanjutan dari tulisan sebelumnya yaitu tentang mempercepat Windows XP melalui Menonaktifkan Indexing Service dan Optimalisasi Display Settings.

Pertama masuk ke My Computer dan pilih menu Tools kemudian pilih Folder Options.

Pada panel Folder Options, kita masuk ke tab menu View dan hilangkan tanda centang pada pilihan Automatically search for network folders and printers.

Setelah itu, tinggal klik Apply kemudian Ok, terakhir restart komputer untuk dapat melihat hasilnya. Seharusnya sekarang kita bisa lebih cepat dalam mengakses folder dan file komputer kita.

Demikian tips singkat dan sederhana ini, semoga bermanfaat.

Melindungi Komputer dari Virus Flashdisk dengan No Autorun

Salah satu media penyebar virus adalah flashdisk. Kejadian yang sering terjadi adalah komputer kita kemasukan virus pada saat kita mencolokkan flashdisk yang kebetulan ada virus di dalamnya. Jika kita memiliki antivirus yang selalu terupdate, tentunya keamanan akan relatif lebih terjamin, mengingat virus-virus itu sendiri juga selalu berkembang.

Salah satu cara penyebaran virus melalui flashdisk adalah melalui program autorun yang ada dalam flashdisk itu sendiri, jadi saat flashdisk dipasang otomatis program autorun langsung berjalan, pada saat inilah program virus juga ikut berjalan. Dengan melihat cara kerja tersebut, maka cara paling aman adalah mencegah berjalannya program autorun yang ada dalam flashdisk tersebut.

Untuk membantu menghentikan program autorun dalam flashdisk tersebut, berikut ada sebuah program gratisan yang berfungsi mengunci file-file autorun di dalam flashdisk, sehingga file program autorun tidak bisa berjalan. Program proteksi tersebut adalah No Autorun.



No Autorun secara otomatis akan mengunci file-file autorun yang dicurigai sebagai virus dalam flashdisk yang digunakan. Jika kita ingin menghapus file-file yang dicurigai sebagai virus (dan kita yakin file tersebut adalah virus), kita dapat menghapusnya melalui panel utama No Autorun atau memasukan ke Quarantine Zone (dapat diakses melalui menu Main Window atau Quarantine Zone pada ikon No Autorun di system tray).







Selain melindungi komputer dari penyebaran virus melalui flashdisk, No Autorun juga bisa berfungsi sebaliknya, yaitu melindungi flashdisk dari komputer yang terinfeksi virus. Cara melindungi flashdisk adalah dengan mengaktifkan USB Disk Soft Write Protect. Dengan mengaktifkan USB Disk Soft Write Protect maka otomatis flashdisk hanya bisa dibaca isinya saja tapi tidak dapat digunakan untuk menyimpan (read only).

Demikian temen-temen informasi singkat tentang alternatif cara menjaga keamanan komputer dari virus, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Melindungi dan Mengunci Komputer dengan Flashdisk

Dalam tulisan terdahulu saya menginformasikan cara mengunci keyboard dan mouse dengan Kid-Key-Lock yang bertujuan melindungi komputer dari anak-anak. Informasi kali ini hampir sama, yaitu masih tentang keamanan komputer, tidak hanya melindungi dari anak-anak tapi juga untuk orang lain supaya tidak bisa mengakses komputer kita. Untuk melindungi komputer kali ini kita memanfaatkan flashdisk yang difungsikan sebagai anak kunci seperti kita mengunci pintu, dan software gratisan (freeware) Predator.

Cara kerja Predator ini sederhana, yaitu menyimpan file key di dalam flashdisk yang terpasang di komputer kita dan secara rutin melakukan check file key yang ada di dalam flashdisk tersebut, jika flashdisk dicabut otomatis Predator akan langsung mengunci komputer kita (keyboard dan mouse) dan jika kita pasang kembali flashdisk tersebut maka komputer kembali aktif.

Berikut ini informasi cara penggunaan Predator:

Setelah kita install Predator di komputer kita, selanjutnya kita jalankan aplikasi ini, sebelum masuk ke panel Preferences Predator kita akan diminta memasang flashdisk yang akan kita gunakan sebagai kunci.



Pada masuk ke panel Preferences, pada tab menu Main options kita perhatikan beberapa hal, untuk pilihan Monitoring, sebaiknya kita aktifkan pilihan Disable Autorun (jadi aplikasi Predator ini kita jalankan secara manual saja, jangan dijalankan bersama saat booting Windows).



Selanjutnya, masukkan password (1), dan langkah terakhir adalah pemasangan key ke dalam flashdisk dengan mengklik Create Key (2) (sebelumnya pastikan drive yang tertera sama dengan drive dimana flashdisk kita terpasang). Jika proses pemasangan key berhasil, maka akan tertera pesan Key creation complete, sebaliknya jika ada pesan error maka cek kembali flashdisk kita, jika perlu kita format ulang flashdisk-nya (kasus yang saya alami: saya selalu gagal saat create key, baru berhasil, setelah saya format ulang flashdisk-nya). File key yang dibuat di dalam flashdisk ada 2 buah yaitu autorun.inf dan Predator.ctl. Setelah file key berhasil kita buat, jangan lupa klik Ok, biasanya setelah ini Predator akan meminta restart aplikasi.





Sampai di sini proses setup Predator sudah selesai, untuk mengaktifkannya kita jalankan Predator (flashdisk dalam keadaan terpasang). Selama aplikasi Predator ini aktif maka akan terlihat ikon Predator pada system tray komputer kita, jika kita hover ikon tersebut akan terlihat durasi waktu Predator melakukan akses file yang ada di flashdisk.



Untuk mengunci komputer, yang kita lakukan cukup dengan mencabut flashdisk dan otomatis komputer kita akan terkunci dan layar monitor akan menjadi hitam (blank screen). Untuk membuka, kita pasang kembali flashdisk, dan komputer akan aktif kembali dengan posisi sama seperti saat kita kunci tadi.

Demikian informasi tentang keamanan komputer kali ini, semoga bermanfaat, selamat mencoba.

Melindungi Komputer dari Anak-anak dengan Kid-Key-Lock

Buat temen-temen yang menggunakan komputer atau laptop di lingkungan yang ada anak kecil baik itu di rumah atau dimana saja pasti pernah mengalami kekuatiran komputer kita akan digunakan sebagai mainan oleh anak-anak yang ada di sekitar kita, apalagi jika komputer tersebut sedang aktif dan kita gunakan untuk bekerja (kecuali kita meletakkannya di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak).

Salah satu cara untuk melindungi komputer dan pekerjaan kita adalah dengan mematikan komputer tersebut jika kita ingin pergi meninggalkannya. Tapi jika kita hanya meninggalkan sebentar apakah juga harus dimatikan? Bisa juga seperti itu, tapi repot juga kita sering melakukannya.

Untuk membantu contoh kasus di atas, berikut ada sebuah software gratisan (freeware) yang berfungsi melindungi komputer dengan mengunci keyboard dan mousenya, yaitu Kid-Key-Lock.

Cara kerja Kid-Key-Lock ini sangat sederhana, yaitu mengunci tombol-tombol keyboard dan mouse termasuk scroll, jadi saat sembarang tombol keyboard dan mouse ditekan tidak akan berpengaruh apapun pada komputer, untuk membuka kunci kita harus mengetik tombol keyboard tertentu secara berurutan yang telah kita tentukan sebelumnya. Berikut ini informasi lebih lanjut tentang Kid-Key-Lock.

Ada tiga aplikasi dalam Kid-Key-Lock, yaitu Kid-Key-Lock, Setup, dan Uninstall Kid-Key-Lock. Aplikasi Kid-Key-Lock adalah aplikasi untuk mengunci komputer, untuk mengatur seting Kid-Key-Lock kita lakukan melalui Setup. Sedangkan Uninstall Kid-Key-Lock jelas berfungsi untuk menguninstal Kid-Key-Lock.




Dalam Setup kita mengatur parameter penguncian untuk mouse melalui Mouse locks (1), kita bisa mengatur fungsi apa saja yang ingin kita kunci dari mouse. Keyboard locks (2), sejenis dengan fungsi sebelumnya, hanya di sini kita mengatur tombol apa saja dari keyboard yang ingin kita kunci dengan menggeser slider-nya.

Selanjutnya adalah bagian password, di sini ada 2 password yang bisa kita tentukan, pertama adalah password untuk masuk ke panel setup (Password to show setup) (3). Kedua adalah password untuk membuka kunci (Password to quit Kid-Key-Lock) (4), dengan menekan password ini maka Kid-Key-Lock akan dinonaktifkan. Penggunaan kedua password ini bisa langsung diinputkan pada saat keyboard dan mouse terkunci.

Untuk bagian Show balloon window with password reminder (5), jika kita centang, maka jika kita klik ikon Kid-Key-Lock yang ada di system tray (satu-satunya tempat yang bisa diklik oleh mouse yang terkunci tombolnya), maka akan muncul balon teks berisi password dari Kid-Key-Lock, dan sebaliknya jika centang kita hilangkan otomatis balon teks tersebut tidak muncul.



Nah, dengan adanya Kid-Key-Lock ini mestinya komputer kita lebih aman sekarang, karena tombol keyboard dan mouse apapun yang ditekan tidak berpengaruh (kecuali tombol kombinasi dari password kita), dan bisa lebih tenang saat meninggalkan komputer kita sebentar walaupun ada anak kecil di sekitar komputer kita.

Itu tadi temen-temen informasi singkat tentang cara melindungi komputer dari anak-anak dengan Kid-Key-Lock, semoga bermanfaat.